AHUAWATU – Dalam upaya nyata menekan angka stunting dan meningkatkan status gizi balita serta ibu hamil, Pemerintah Desa Ahuawatu sukses menyelenggarakan kegiatan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) pada Jumat, 12 Juni 2026.
Kegiatan yang berlangsung hangat dan penuh antusiasme warga ini diinisiasi sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap tumbuh kembang generasi penerus desa.
Keberhasilan agenda ini tidak lepas dari sinergi kuat antar-elemen kesehatan di tingkat desa dan kecamatan. Kegiatan PMT di Desa Ahuawatu ini difasilitasi secara kolaboratif oleh:
-
Kader Posyandu Desa Ahuawatu: Sebagai garda terdepan yang mendata dan melayani langsung warga.
-
Kader Pembangunan Manusia (KPM): Yang mengawal konvergensi pencegahan stunting di tingkat desa.
-
Tenaga Kesehatan dari Puskesmas Pondidaha: Yang memberikan pendampingan medis, penyuluhan gizi, serta memastikan menu PMT yang diberikan memenuhi standar kecukupan gizi nasional.
Tidak hanya sekadar membagikan paket makanan, petugas dari Puskesmas Pondidaha bersama kader juga memberikan edukasi pentingnya pola asuh dan pola makan sehat kepada para orang tua. Menu PMT yang dihadirkan kali ini berbasis bahan pangan lokal yang kaya akan protein, vitamin, dan mineral.
Melalui pemantauan tumbuh kembang (penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan) yang dilakukan bersamaan dengan pembagian PMT ini, diharapkan kondisi kesehatan anak-anak di Desa Ahuawatu dapat terus terpantau dengan baik.
Pemerintah Desa Ahuawatu bersama Puskesmas Pondidaha berkomitmen untuk terus mengawal program pemenuhan gizi ini secara berkala. Kesadaran masyarakat yang tinggi, didukung oleh keaktifan para kader Posyandu dan KPM, menjadi modal utama Desa Ahuawatu menuju desa bebas stunting (zero stunting).